Pembinaan Anggota Club Airsoft Gun

Menunjang Tugas Polri untuk Menciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif

satunusantaranews, Depok - Pembinaan Anggota Club Airsoft Gun adalah untuk menunjang tugas-tugas Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Hal ini merupakan upaya kordinatif dengan pihak terkait terhadap penggunaan senjata replika mainan alat olahraga berupa Airsoft Gun. Terlebih tentunya terkait dengan maraknya atau banyaknya penyalahgunaan Airsoft Gun di masyarakat.

Demikian diungkapkan Fikri Maulana, Ketua Klub Airsoft Gun Semar (Senang Main Airsoft Gun) Depok, Jawa Barat, usai melaksanakan Sosialisasi dan Bakti Sosial di Panti Asuhan Da'rul Ilmi, Depok (8/8).

Fikri menambahkan, bagaimana Airsoft Gun yang masuk dalam kategori senjata api itu aman digunakan agar terhindar dari penyalahgunaan untuk hal-hal yang bukan peruntukkannya (olahraga dan permainan, red).

Maka penggunaan Airsoft Gun harus tetap berpegang pada aturan yang telah ditetapkan Perkap Nomor 5 Tahun 2018. Airsoft Gun boleh digunakan namun tetapi harus taat pada aturannya, demikian tegasnya.

"Jadi kita berkordinasi dengan Polda Metro Jaya, sosialisasi tentang Perkap Nomor 5 Tahun 2018. Juga tentang aturan peng-graviran di unit Airsoft Gun."

Tujuannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan kepada Klub Airsoft Gun diwakilkan oleh Club Airsoftgun Semar Depok, Jawa Barat, dijelaskan Fikri Maulana.

Harapannya, kegiatan seperti ini ditingkatkan kembali supaya masyarakat yang lainnya yang belum mengenal itu tidak jadi awam tentang Airsoft Gun.

"Jadi kita berusaha juga mensosialisasikan kepada masyarakat yang bukan pengguna untuk tahu. Kontinuitas seperti itu dibutuhkan sehingga masyarakat tahu."

Keamanan serta  ketertiban tetap terjaga, dan sekaligus meminimalisir penyalahgunaan, harap Fikri Maulana, Ketua Club Airsoft Gun Semar, Depok, Jawa Barat.

Sementara itu, dalam bakti sosial di Panti Asuhan Da'rul Ilmi (berdiri sejak tahun 2005, red) ini, Klub Airsoft Gun Semar juga memberikan donasi berupa sejumlah kebutuhan anak-anak yatim piatu seperti lemari pakaian, uang tunai, dan APD Covid19 untuk keamanan anak-anak panti yang dikunjungi.

Apalagi di masa pandemi Covid19 ini tentunya sangat dibutuhkan untuk proses belajar mengajar serta keseharian di Panti Asuhan tersebut, ucap Fikri Maulana.

"Alhamdulillah, dimasa pandemi ini kita tidak terputus untuk melaksanakan silaturahmi dan  bakti sosial dengan anak anak di Panti Asuhan."

Sekaligus sosialisasi terkait dengan penggunaan Airsoft Gun dengan klub-klub yang biasa menggunakan Airsoft Gun atau penghobby Airsoft Gun, katanya seraya menutup pernyataannya.

Baca Juga