Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Peringati Hari Jadi ke-15 dengan Apel Hybird

satunusantaranews, Jakarta - Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) peringati Hari Ulang Tahun yang ke-15  dengan melakukan apel secara hybird (4/1). Adapun tema yang diangkat dalam peringatan itu adalah "SPORC Hebat, Penegakan Hukum LHK Kuat". Dalam kesempatan tersebut, Menteri LHK Siti Nurbaya mengapresiasi kinerja SPORC dan pihak yang terlibat selama ini. Dirinya berharap kedepannya kiprah SPORC semakin hebar dalam mengamankan sumber daya hutan dan keanekaragaman hayati Indonesia.

"Dengan peringatan ini berarti selama 15 tahun SPORC telah turut berperan dalam mengamankan sumber daya alam hutan yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia", ujar Menteri Siti dalam sambutan yang dibacakan oleh Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK, Rasio Ridho Sani.

Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Peringati Hari Jadi ke-15 dengan Apel Hybird

Keberadaan SPORC sangat penting dalam penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia. "SPORC adalah soko guru penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan", imbuh Menteri Siti dalam sambutannya.

Menteri Siti pun mengingatkan kepada anggota SPORC untuk semakin meningkatkan kompetensinya agar dapat mengamankan sumberdaya hutan dan keanekaragaman hayati yang hingga saat ini masih terus mengalami gangguan dan perusakan dari tindak kejahatan pidana kehutanan yang semakin canggih seiring kemajuan teknologi.

Kejahatan kehutanan seperti perambahan hutan, ilegal logging, penambangan liar, perburuan dan perdagangan satwa liar yang dilindungi dan pembakaran hutan dan lahan yang semakin canggih ini, perlu diantisipasi oleh SPORC yang hebat yang memiliki kemampuan paripurna, yaitu mengusai teknis, mengusai teknologi, bermental kuat dan memiliki integritas baik.

Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Peringati Hari Jadi ke-15 dengan Apel Hybird

Tak lupa Menteri Siti mengapresiasi kinerja SPORC bersama Polhut dan PPNS yang selama lima tahun ini telah melakukan 1.480 operasi. Dimasa Pandemi Covid-19 tahun 2020 yang berat ini, Seperti operasi penindakan pembalakkan liar yang berhasil mengamankan ribuan meter kubik kayu ilegal, operasi perambahan hutan, operasi penindakan perdagangan tumbuhan dan satwa liar, dan kasus yang ditindak SPORC berhasil P21.

"Jiwa patriot hebat dalam menjaga hutan sungguh-sungguh bermakna bagi kemajuan bangsa Indonesia dan peradaban umat manusia di muka bumi ini," tegas Menteri Siti menutup sambutannya.

Sebagai soko guru/penopang utama penegakan hukum bidang lingkungan hidup dan kehutanan, SPORC harus menjadi institusi hebat yang mampu menghadapi berbagai tantangan, ancaman, rintangan, dan tekanan dari berbagai permasalahan gangguan keamanan lingkungan hidup dan kehutanan yang semakin tinggi dan kompleks. Anggota SPORC juga harus mampu, kuat dan tahan banting bekerja disegala cuaca.

Hadir dalam apel peringatan ini, Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Rhuanda Agung Suhardiman, Kepala Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Helmi Basalamah. Sekditjen KSDAE Tandya Tjahjana, jajaran pejabat KLHK lainnya dan para tamu undangan.

Penulis: Sri Abdini
Editor: Suharsono
Sumber: Humas KLHK

Baca Juga