satunusantaranews.co.id – Jakarta, 8 Agustus 2025 — Seorang warga negara Indonesia berinisial EV diduga menjadi korban malpraktik usai menjalani prosedur operasi tarik wajah di Korea Selatan. Operasi tersebut ditangani Dr. Song Hyungmin, dokter yang dikenal melalui brand DrSong4U dan memiliki dua klinik kecantikan di Jakarta. Di Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara dan Pakubuwono Jakarta Selatan.
Kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/8) malam, EV mengungkap kondisi memprihatinkan yang dialaminya setelah operasi. “Bekas jahitannya seperti habis operasi besar di otak. Sampai sekarang tidak sembuh,” keluhnya.
Dari Ekspektasi Tinggi, Berujung Mimpi Buruk
EV bercerita, awalnya ia tertarik melakukan operasi tarik wajah setelah berkonsultasi di klinik milik Dr. Song di Jakarta. Namun, hasil yang diterima jauh dari yang dijanjikan. “Bukan seperti yang dipromosikan saya dapat, tapi bekas luka yang memalukan,” ujarnya.
Ia mengaku sudah mengeluarkan biaya Rp250 juta hingga Rp300 juta untuk prosedur tersebut. Karena hasil yang mengecewakan, EV menuntut pengembalian dana penuh. Namun, klinik DrSong4U menolak dan hanya menawarkan operasi ulang. “Saya menolak karena risikonya jauh lebih besar,” tegasnya.
Bukan Ahli Bedah, Tapi THT?
Yang mengejutkan, menurut informasi yang didapat EV dari sejumlah dokter bedah, Dr. Song diduga bukan spesialis bedah plastik. “Ternyata dia dokter THT,” ungkap EV.
Sejak dioperasi pada awal April 2024, EV mengaku sudah dua hingga tiga kali bolak-balik ke Korea Selatan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, upayanya sia-sia. “Mereka tetap tidak mau mengembalikan uang saya,” ujarnya.
Peringatan untuk Pasien Indonesia
EV menambahkan, hampir 90 persen pasien Dr. Song adalah WNI, sehingga ia mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati. “Jangan percaya begitu saja dengan klinik perwakilan di Indonesia. Pastikan legalitas dokter dan tanyakan langsung ke klinik di luar negeri,” sarannya.
Rekan EV yang enggan disebut namanya mendukung pernyataan tersebut. “Kami kasihan sama dia, dan khawatir banyak orang lain bernasib sama,” ucapnya.
Hingga berita ini dirilis, Dr. Song maupun pihak DrSong4U di Jakarta belum memberikan keterangan resmi. Kasus ini memicu kekhawatiran publik mengenai standar keselamatan prosedur medis di klinik kecantikan, terutama yang mengklaim bekerja sama dengan dokter asing.










