BM PAN Perkenalkan Kepengurusan 2026–2031,Umumkan Bidik Generasi Z dan Milenial di Pemilu 2029

banner 468x60

 

JAKARTA – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) memperkenalkan jajaran kepengurusan periode 2026–2031 sekaligus menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi, kaderisasi, dan keterlibatan generasi muda dalam Partai Amanat Nasional (PAN).

Kegiatan yang digelar pada Rabu, 16 September 2026, tersebut menjadi momentum penting bagi BM PAN untuk memperkenalkan wajah baru kepengurusan sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Ketua Umum BM PAN, Slamet Riyadi, menegaskan bahwa BM PAN merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari PAN.

Ia menyebut BM PAN sebagai organisasi yang berada dalam keluarga besar PAN dan memiliki tanggung jawab untuk ikut membesarkan partai serta bergerak membantu masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Slamet juga memperkenalkan sejumlah jajaran penting BM PAN, di antaranya Ketua Majelis Tinggi BM PAN serta jajaran Dewan Kehormatan dan pengurus lainnya.

Hadir pula sejumlah tokoh PAN dan tamu undangan, termasuk Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN sekaligus Ketua DPW PAN Jawa Timur, serta Direktur Parameter dan dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, yang secara khusus diundang untuk membedah harapan, peluang, dan tantangan PAN serta kader-kader muda menuju 2029.

Selain itu, kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal BM PAN, jajaran pengurus DPP, serta perwakilan pengurus DPW dan DPD PAN dari berbagai daerah.

Kepengurusan Diisi Beragam Latar Belakang

Slamet mengatakan, jajaran pengurus BM PAN periode 2026–2031 tidak hanya berasal dari kalangan kader politik, tetapi juga melibatkan berbagai latar belakang masyarakat.

Mulai dari artis, influencer, aktivis, petani, nelayan, hingga masyarakat dari berbagai komunitas ikut bergabung dalam kepengurusan tersebut.

Menurutnya, keberagaman latar belakang itu menjadi bagian dari strategi BM PAN untuk memperluas ruang partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda.

Slamet menegaskan sedikitnya ada tiga komitmen utama yang harus dimiliki pengurus BM PAN.

Pertama, memiliki loyalitas dan garis perjuangan yang tegak lurus dengan organisasi. Kedua, siap ikut membesarkan PAN. Ketiga, bersama PAN bergerak membantu masyarakat.

“Yang paling utama, kita siap bersama PAN untuk bergerak membantu rakyat,” tegas Slamet.

BM PAN Bidik Generasi Z dan Milenial

Dalam arahannya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menekankan pentingnya BM PAN menyesuaikan pola pendekatan dengan karakter generasi muda saat ini.

Menurut Zulkifli Hasan, generasi Z dan milenial memiliki ketertarikan yang beragam. Karena itu, pendekatan kepada anak muda tidak semata-mata harus melalui isu politik praktis.

Isu lingkungan, kesehatan, pertanian, lapangan pekerjaan, pendidikan, ekonomi, hingga pekerjaan masa depan dinilai dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk terlibat.

“Anak-anak muda sekarang tidak hanya tertarik pada politik. Mereka juga tertarik pada isu lingkungan, kesehatan, petani milenial, pekerjaan masa depan, penghasilan, tempat tinggal dan lain-lain,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia mendorong BM PAN untuk memperbanyak diskusi yang menyentuh persoalan kehidupan sehari-hari generasi muda.

Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki kemampuan memahami berbagai persoalan secara cepat sehingga kader BM PAN juga harus terus memperbarui pengetahuan.

“Kalau tidak belajar, ya sudah. Saya belajar terus supaya bisa nyambung antara satu dengan yang lain,” katanya.

Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Zulkifli Hasan juga mengingatkan pentingnya kekompakan seluruh kader PAN dalam menghadapi Pemilu 2029.

Ia menekankan bahwa kerja politik tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Kekompakan dan kebersamaan seluruh kader menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan organisasi.

“Kalau kita ingin cepat sampai tujuan, jangan ada yang berputar-putar sendiri. Kalau ada satu orang yang putar balik, akhirnya kita muter-muter dan habis tenaga,” ujar Zulkifli.

Ia meminta jajaran pengurus baru BM PAN tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi lebih mengutamakan kerja politik di lapangan, penguatan organisasi, serta kedekatan dengan masyarakat.

BM PAN Siapkan Kaderisasi dan Caleg Muda

Sementara itu, Slamet Riyadi mengatakan BM PAN akan terus memperkuat proses kaderisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Menurutnya, BM PAN memiliki posisi strategis untuk menjembatani generasi muda dengan PAN, termasuk membuka ruang bagi generasi Z dan milenial untuk aktif dalam kegiatan sosial, organisasi, dan politik.

“BM PAN akan menjadi salah satu ortom partai yang menggaet generasi Z dan generasi milenial untuk ikut aktif berkontribusi dalam proses pembangunan bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, BM PAN juga menyiapkan kaderisasi dan membuka peluang bagi kader muda untuk dipersiapkan menjadi calon anggota legislatif pada masa mendatang.

“Yang kita siapkan adalah kaderisasi. Kita ingin anak muda Indonesia tertarik untuk aktif berpolitik dan ke depan siap menjadi kader serta calon legislatif,” kata Slamet.

Gerak Cepat Bantu Rakyat

Sejak ditetapkan sebagai Ketua Umum BM PAN pada 13 Juli 2026 di Anyer, Banten, Slamet menyebut pihaknya telah menjalankan sejumlah kegiatan organisasi dan gerakan sosial.

Hingga pelaksanaan kegiatan 16 September 2026, Slamet menyebut masa kepemimpinannya baru berjalan sekitar 65 hari.

Dalam waktu tersebut, BM PAN berupaya melakukan berbagai kegiatan yang diarahkan untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di daerah.

BM PAN juga telah memiliki markas yang disebut sebagai “HUB” sebagai tempat berkumpul, berdiskusi, dan merumuskan berbagai program organisasi.

Slamet berharap keberadaan markas tersebut dapat menjadi ruang bagi kader BM PAN untuk berdialektika dan menyusun program yang konkret bagi masyarakat serta mendukung penguatan PAN.

“ISO” Jadi Semangat Baru BM PAN

Dalam kegiatan perdana tersebut, BM PAN mengusung semangat “ISO” , yang dimaknai sebagai semangat untuk mampu dan sanggup melakukan berbagai hal untuk organisasi.

Slamet menjelaskan, semangat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan BM PAN kepada kader-kader baru sekaligus menegaskan identitas organisasi sebagai bagian dari keluarga besar PAN.

“BM PAN itu anak kandung Partai Amanat Nasional, bukan anak tiri. Rumah besar kita adalah Partai Amanat Nasional,” tegasnya.

Dengan kepengurusan baru dan komposisi kader dari berbagai latar belakang, BM PAN menargetkan penguatan organisasi hingga ke tingkat daerah.

Konsolidasi tersebut diharapkan mampu memperluas partisipasi generasi muda sekaligus melahirkan kader-kader baru yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan siap berkontribusi dalam perjalanan PAN menuju Pemilu 2029.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60