INDONESIA HARUS KELUAR DARI BOARD OF PEACE (BoP)!

banner 468x60


Jakarta, 15 Maret 2026

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Kehancuran Ideologi Kapitalisme Sekularisme!

Salam Kematian Ideologi Sosialisme Materialisme!
Salam Kebangkitan Umat Islam!
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
Hari ini, Jakarta kembali menjadi saksi suara perlawanan pemuda dan mahasiswa Islam.
Ditengah dinamika dan ketegangan politik global, penguasa negeri ini justru mengambil
langkah yang mencederai prinsip anti-penjajahan dan mengkhianati amanat konstitusi serta
umat Islam. Keputusan Pemerintah Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP) di bawah bayang-bayang komando Amerika Serikat merupakan bentuk kompromi
berbahaya dan penjajahan gaya baru yang tidak dapat kami terima. Aliansi menilai bahwa bergabungnya Indonesia ke dalam struktur Board of Peace (BoP) merupakan ancaman nyata bagi kedaulatan negara dan marwah bangsa.

Kami memberikan
bukti-bukti otentik bahwa Amerika Serikat tidak pernah membawa perdamaian, melainkan
agenda penjajahan yang destruktif. Sebagai penyokong utama penjajahan, Amerika Serikat secara konsisten menjadi aktor di balik pendanaan serta perlindungan politik bagi pendudukan di berbagai belahan dunia, termasuk genosida di Palestina. Rekam jejak invasi mereka, seperti yang tercatat dalam sejarah intervensi militer di Irak dan Afghanistan, selalu berakhir dengan kehancuran kedaulatan dan penderitaan jutaan rakyat sipil, alih-alih mewujudkan perdamaian hakiki. Kebiadaban tersebut baru saja kembali terbukti lewat serangan rudal Tomahawk Amerika Serikat yang menghancurkan Sekolah Dasar Perempuan Shadjareh Tayebeh di Minab, Iran. Tragedi memilukan tersebut menewaskan sedikitnya 165 jiwa, yang mayoritasnya adalah anak-anak perempuan tak berdosa yang tengah menuntut ilmu di dalam kelas.

Serangan brutal ini menjadi bukti mutlak bahwa intervensi militer AS sama sekali tidak memperdulikan nyawa warga sipil. Oleh karena itu, BoP hanyalah alat kontrol baru bagi Amerika Serikat untuk menggunakan kekuatan militer negeri lain demi mengamankan kepentingan geopolitik dan ekonomi mereka sendiri dibawah topeng perdamaian.

Langkah Pemerintah ini secara terang-terangan menabrak dua landasan utama negeri ini.
Prinsip anti penjajah yang dengan tegas menyatakan bahwa “Penjajahan di atas dunia
harus dihapuskan”. Dengan bergabung ke BoP yang diprakarsai oleh aktor imperialis,
Pemerintah justru terjebak dalam pusaran neokolonialisme. Secara syar’i, kami
menegaskan bahwa menundukkan diri dan mengirim tentara di bawah komando Amerika
adalah haram. Allah SWT berfirman:

َلَن يَجْعَلَٱهَّللُلِلْكَـٰفِرِينَعَلَى ٱلْمُْؤمِنِينَسَبِياًل

”Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai
orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 141)


Menyerahkan garis komando militer kepada negara penjajah berarti membuka jalan bagi
dominasi dan intervensi terhadap kaum mukminin. Militer kaum muslimin semestinya
berfungsi menjaga kehormatan Islam (izzul Islam wal muslimin), melindungi umat, dan
membela negeri-negeri yang tertindas—bukan menjadi pion bagi kepentingan asing.
Oleh karena itu, kami, Gerakan Mahasiswa Pembebasan Jakarta, menyatakan sikap:
1. Menuntut Pemerintah Indonesia untuk segera membatalkan keikutsertaan dan KELUAR dari Board of Peace (BoP).
2. Mengingatkan kepada penguasa bahwa menundukkan diri pada struktur militer yang dikomandoi negara penjajah adalah bentuk pengkhianatan terhadap prinsip anti penjajahan dan tindakan haram secara syariat.

3. Mendesak Pemerintah untuk kembali pada politik luar negeri yang independen,
menolak segala bentuk intervensi asing, serta memprioritaskan militer untuk
pembebasan tanah Palestina yang dijajah.
4. Menyerukan persatuan kaum muslimin dan negeri-negeri Islam di seluruh dunia,
guna mobilisasi tentara untuk membebaskan tanah Palestina dari penjajah Zionis
Yahudi
Katakan tidak pada penjajahan gaya baru, dan tegakkan kedaulatan sejati umat Islam.
Saatnya umat bangkit menolak segala bentuk dominasi dan tekanan luar negeri.


Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60